Kamis, 26 Juli 2018

Tips Mudah Membuat Postingan

What is Lorem Ipsum?

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry's standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker including versions of Lorem Ipsum

Where does it come from?

Contrary to popular belief, Lorem Ipsum is not simply random text Baca Juga. It has roots in a piece of classical Latin literature from 45 BC, making it over 2000 years old. Richard McClintock, a Latin professor at Hampden-Sydney College in Virginia, looked up one of the more obscure Latin words, consectetur, from a Lorem Ipsum passage, and going through the cites of the word in classical literature, discovered the undoubtable source. Lorem Ipsum comes from sections 1.10.32 and 1.10.33 of "de Finibus Bonorum et Malorum" (The Extremes of Good and Evil) by Cicero, written in 45 BC. This book is a treatise on the theory of ethics, very popular during the Renaissance. The first line of Lorem Ipsum, "Lorem ipsum dolor sit amet..", comes from a line in section 1.10.32.
The standard chunk of Lorem Ipsum used since the 1500s is reproduced below for those interested. Sections 1.10.32 and 1.10.33 from "de Finibus Bonorum et Malorum" by Cicero are also reproduced in their exact original form, accompanied by English versions from the 1914 translation by H. Rackham.

Why do we use it?

It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using 'Content here, content here', making it look like readable English. Many desktop publishing packages and web page editors now use Lorem Ipsum as their default model text, and a search for 'lorem ipsum' will uncover many web sites still in their infancy. Various versions have evolved over the years, sometimes by accident, sometimes on purpose (injected humour and the like).
Where can I get some?

There are many variations of passages of Lorem Ipsum available, but the majority have suffered alteration in some form, by injected humour, or randomised words which don't look even slightly believable. If you are going to use a passage of Lorem Ipsum, you need to be sure there isn't anything embarrassing hidden in the middle of text. All the Lorem Ipsum generators on the Internet tend to repeat predefined chunks as necessary, making this the first true generator on the Internet. It uses a dictionary of over 200 Latin words, combined with a handful of model sentence structures, to generate Lorem Ipsum which looks reasonable. The generated Lorem Ipsum is therefore always free from repetition, injected humour, or non-characteristic words etc.

Senin, 23 Juli 2018

Kenapa Orang Indonesia Menyebutnya Telur Mata Sapi?

Semangat pagi, hari Senin ...

Setelah dua hari libur kerja, kini saya harus kembali memulai aktifitas harian. Bekerjaaa ... mencari nafkah yang halal untuk keluarga, inshaAllah akan bernilai ibadah. Amin

Bahasan pagi ini sebenarnya sangat sederhana hihihi, bermula dari pertanyaan salah satu teman kerja saya di kantor. Kenapa orang Indonesia menyebutnya, 'telur mata sapi?' Kebetulan rekan saya tersebut warga negara German, yang sudah tinggal di Bali lebih lama dari saya sendiri. Bahasa Indonesianya sendiri sudah cukup lancar, meski pelafalannya kadang-kadang masih terdengar lucu di telinga saya he he he

Kembali ke topik. Kenapa orang Indonesia menyebut telur ceplok sebagai telur mata sapi? Ah, pertanyaan itu kami sambut dengan tertawa. Karena kami sendiri tidak tahu apa hubungannya telur ayam dengan mati sapi?




Sekarang belajar masukkin link ke artikel. Misalnya Klik Di sini 

Numering:




Rabu, 05 Oktober 2016

Cuma Emak yang Tahu

Sumber gambar : internet 


+Khofifah Indar Parawansa  (Menteri Sosial)

Saat Emak baru saja memejamkan mata,
Pecahlah tangisan si kecil dengan nyaringnya.
Dalam keadaan mengantuk, anak pun harus digendong sepenuh cinta.
Bagaimana rasanya ...?
Cuma Emak yang tahu rasanya.

Saat lapar melanda
Terbayang makanan enak di atas meja.
Ketika suapan pertama, anak pup di celana.
Bagaimana rasanya ...?
Cuma Emak yang tau rasanya.

Saat badan sudah lelah tak ada tenaga, ingin segera mandi menghilangkan penat yang ada, mumpung anak-anak sedang anteng di kamarnya.
Belum sempat sabunan, anak sudah menangis berantem rebutan boneka.
Kacaulah acara mandi Emak, langsung handukan walau daki masih menempel di badannya.
Bagaimana rasanya ...?
Cuma Emak yang tau rasanya.

Saat Emak ingin beribadah dengan khusuknya
Anak-anak mulai mencari perhatian,
Menarik-narik mukena, mengacak-acak lemari baju, mumpung Emak tak berdaya.
Loncat sana loncat sini, punggung Emak jadi pelana.
Belum juga beres doa, anak-anak semakin berkuasa.
Bagaimana rasanya ...?
Cuma Emak yang tahu rasanya.

Aaah ...
Dibalik kerepotan itu semua, namun ada jua Syurga di dalamnya.

Cuma Emak yang tahu lezatnya makna senyuman anak yang diberikan
Pelukan anak
Ucapan cinta anak yang tampak sederhana di hadapan orang, namun berubah menjadi intan permata dimata Emak.

Itulah mengapa ...?
Saat anak bahagia, Emak menangis.
Anak berprestasi, Emak menangis.
Anak tidur lelap, Emak menangis.
Anak pergi jauh, Emak menangis.
Anak menikah, Emak menangis.
Anak wisuda TK saja, Emak menangis.
Anak tampil di panggung, Emak menangis.

Aaah ...
Inikah tangis bahagia yang tak akan dapat dimiliki siapapun jua
Jika kau tak mengalaminya sendiri sebagai Emak.
Mungkinkah ini bagian dari syurga milikNya yang diberikan kepada seluruh Emak, sebuah cinta yang begitu lezat rasanya

Dan akhirnya, saya percaya dimana ada kerasnya perjuangan Emak di dalam rumah ...
Maka disitu akan hadir cahaya surga yang menemani Emak, yang tak kalah indahnya

Jika hari ini Engkau menangis karena repotnya mengasuh anak, maka akan ada hari dimana engkau akan tersenyum paling manis, karena kebaikan yang hadir bersamanya ...

~ Salam buat seluruh Emak-emak ~
~ Dimana pun berada ~




Senin, 26 September 2016

Cara Shalat Dhuha



Shalat Dhuha adalah shalat sunnah yang dilakukan pada pagi hari antara pukul 07:00 sampai pukul 11:30. Sedangkan jumlah rakaat shalat Dhuha yaitu antara dua rakaat sampai dua belas rakaat.
Adapun cara melakukan shalat Dhuha adalah sebagai berikut:
Rakaat pertama
  • Niat shalat Dhuha
    Ushalli Sunnatadl Dluhaa Rak’ataini Lillaahi Ta’aalaa
  • Takbiratul Ihram
  •  Baca doa Iftitah
  •  Membaca al-Fatihah
  •  Baca surat asy-Syamsi
  •  Rukuk
  •  I’tidal
  •  Sujud
Bangkit untuk rakaat kedua
  •  Membaca al-Fatihah
  •  Baca surat al-Ikhlas
  •  Rukuk
  •  I’tidal
  •  Sujud
  • Tasyahud dan diakhiri dengan salam
Lengkapi dengan membaca :
Tahlil  33X
Tahmid  33X
Takbir 33X
Kemudian diakhiri dengan bacaan :
Laa ilaaha illallahu wahdahu Laa Syarikalahu Lahul Mulku Walahul Hamdu Wahuwa’alaakulli Syai-in Qadiir.
Setelah itu bacalah doa sesudah shalat Dhuha seperti dibawah ini:

ALLAHUMMA INNADH DHUHA-A DHUHA-UKA, WAL BAHAA-A BAHAA-UKA, WAL JAMAALA JAMAALUKA, WAL QUWWATA QUWWATUKA, WAL QUDRATA QUDRATUKA, WAL ISHMATA ISHMATUKA. ALLAHUMA INKAANA RIZQI FIS SAMMA-I FA ANZILHU, WA INKAANA FIL ARDHI FA-AKHRIJHU, WA INKAANA MU’ASARAN FAYASSIRHU, WAINKAANA HARAAMAN FATHAHHIRHU, WA INKAANA BA’IDAN FA QARIBHU, BIHAQQIDUHAA-IKA WA BAHAAIKA, WA JAMAALIKA WA QUWWATIKA WA QUDRATIKA, AATINI MAA ATAITA ‘IBADIKASH SHALIHIN.

 Artinya :
“Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.

Rabu, 31 Agustus 2016

Cara Membuat Akun Rekening Paypal



Untuk sebagian orang, Paypal sudah tidak asing lagi. Namun, masih ada juga orang yang sampai sekarang tidak mengerti apa itu Paypal.
Paypay Inc. adalah perusahaan dalam jaringan yang menyediakan jasa transfer uang melalui surat elektronik menggantikan metode lama yang masih menggunakan kertas, seperti cek dan wesel pos.
Paypal juga menyediakan jasa untuk para pemilik situs e-commerse, lelangan, dan jenis usaha lain. Markas perusahaan ini terletak di San Jose, California, Amerika Serikat. (Wikipedia)



Adapaun cara membuat rekening Paypal adalah sebagai berikut :
Silahkan Anda masuk dulu ke PAYPAL , dan pilih daftar bagi yang belum pernah mempunyai akun.



Ada dua jenis rekening Paypal 
Membeli dengan menggunakan Paypal : ditujukan untuk orang-orang yang berbelanja secara online.
Menerima pembayaran menggunakan Paypal : ditujukan untuk orang-orang yang ingin menerima pembayaran.

Nah, karena saya penggunaannya untuk menerima pembayaran maka saya mendaftar di option yang kedua.

Lalu masukkan email aktif Anda. 
Setelah memasukkan email, klik "Berikutnya" Nanti akan ada konfirmasi email untuk aktifasi yang dikirim ke email yang sudah Anda daftarkan tadi. Silahkan masuk melalui email tersebut. Silakan lengkapi data pada form yang sudah disediakan, lalu klik tanda "Setuju dan Lanjutkan"


Akun Paypal Anda sudah siap untuk digunakan.
Abaikan nominal dalam rekening paypal saya ^_^





Minggu, 28 Agustus 2016

Sekolah Perempuan

"Carilah Ilmu Setinggi Langit"
"Carilah Ilmu Walau Sampai ke Negeri China"


Ingat, yang dicari itu ILMU! Terus ngapaiiinn... sekolah jauh-jauh kalau nggak dapat ilmu? Bener nggak?

Disini nih, ada sekolahan yang muridnya nggak harus berangkat jauh-jauh keluar rumah. Cukup pantengin laptop dikamar, sambil elus-elus punggung anak biar cepet tidur lalu kita fokus belajar dech. Namanya Sekolah Perempuan, cara belajarnya online. Ada juga kelas ofline-nya tapi untuk sementara hanya ada di Bandung saja.


Alat transportasi ke Sekoklah juga mudah dan murah, cuma kuota doang. Tiap bulan beli kan? Nah lho... daripada buat kepoin status mang Dimang yang lagi PDKT sama bik Surti, kan mending buat belajar biar cepet kaya eh... biar cepet pinter. Maksudnya kalau udah pinter kan bisa cepet kaya.



Nah, di Sekolah Perempuan ini muridnya kudu bayar dulu satu juta lima ratus ribu untuk tiga bulan belajar. Udah cukup itu aja, nggak usah bayar Uang Gedung lagi. Pengajarnya adalah para penulis produktif.

Fokus dari Sekolah Perempuan ini selain mengajarkan perempuan punya penghasilan dari menulis juga mempunyai target menyelesaikan satu naskah buku siap terbit bagi setiap peserta.


Kebayangkan kalau kisah cinta kita semasa SMA kita Novelkan. Widiiih... bakalan seru tuh. Terus promonya pas lagi mau acara reuni gitu, wah pasti bakalan laris manis diborong temen-temen sekolah. Atau saat kita melakukan travelling bareng keluarga, bisa juga tuh dipakai ide buat nulis buku sekalian sebagai media dokumentasi kan...



Bulan November ini, akan dibuka Sekolah Perempuan gelombang 15. Udaaah... untuk sementara lupakan beli gadget baru, uangnya buat Sekolah Perempuan aja dulu. Nanti kalau naskah bukunya jebol ke penerbit kan fee-nya bisa dipakai buat beli Gadget baru. Yuk ah, daftarnya barengan... biar nanti dapat bangkunya sebelahan hihihi

Daftarnya kemana? Ya ke IndScript laaah... bisa lewat Ummi Aleeya, bisa juga koment aja di bawah nanti sama admin pasti bakalan ditindak lanjutin.

Okey,,, selamat berkarya.

Jumat, 26 Agustus 2016

Walau Boy Ganteng, Saya Lebih Memilih ikut @JA Daripada Ikut AJ

Siapa yang tidak kasmaran pada Boy Wirawan si Anak Jalanan itu? Saya juga naksir beraaat… naksir mau ambil jadi anak mantu maksudnya hehehe.

Namun artikel saya kali ini tidak ada hubungannya sama pemeran si Anak Jalanan itu, melainkan tentang trainingnya si emak-emak kece dalam @JoeraganArtikel yang di gawangi oleh Ummi Aleeya dan teteh Indari Mastuti. Mentor hebat yang mempunyai segudang ilmu, dan yang selalu ingin memajukan kaum perempuan, yang tergabung dalam IndScript Training Center (ITC)

Beberapa kali saya membaca postingan Ummi Aleeya tentang betapa serunya mengajar di @JoeraganArtikel dan mengajak para perempuan mempunyai penghasilan dari menulis, membuat saya tertarik untuk mengikuti training tersebut. Dengan modal 300ribu untuk dua jam kali empat pertemuan dalam satu bulan, saya mendaftarkan diri untuk menjadi peserta di @JoeraganArtikel gelombang ke-7 ini.

Sejak pertemuan pertama tanggal 18 Agustus 2016 lalu, sudah membangkitkan semangat saya untuk menjadi seorang penulis. Ternyata menulis itu sangat menyenangkan. Terutama untuk emak-emak pendiam seperti saya ini hihihi. Kita bisa berekspresi tentang apapun lewat tulisan, kita bisa mendokumentasikan peristiwa yang kita alami, kita juga bisa saling berbagi manfaat. Bahkan ada yang mengatakan, menulis itu warisan sejarah!

Malam tadi adalah pertemuan kedua kami belajar dalam training @JoeraganArtikel. Saya berkesempatan mendapatkan job magang dari @JoeraganArtikel yang artinya saya sudah bisa mulai mendapatkan penghasilan dari menulis. Aaah bahagianya saya… Dulu, saya yang tiap mau membuat status di facebook harus mikir lama mau nulis apa, kini tulisan saya dibaca oleh orang lain dan… dibayar pula hehehe. Satu training yang saya ikutin tersebut bersumber dari eBook "Gampang Bikin Artikel" karya Teh Indari. Alhamdulillah, dalam satu minggu ini saya sudah mendapatkan 3 artikel Job Magang.

Emak tertarik mau ikutan training @JoeraganArtikel juga, biar kece seperti kami? :D untuk training hubungi Ummi Aleeya  yaa… di IndScript juga ada Sekolah Perempuan, wadah bagi perempuan untuk belajar menulis dengan target menyelesaikan satu naskah buku siap terbit dengan pengajar para penulis produktif  dan berpengalaman dibidangnya. Yuk, menulis bersama IndScript.

Boy, KAMU dan teman-temanmu di Anak Jalanan memang keren. Tapi KAMI emak-emak di @JoeraganArtikel jauh lebih keren hahaha


Salam Perempuan Indonesia,
Wiwid Vidiannarti